Langsung ke konten utama

LAMPU DI UJUNG JALAN










Aku sangat ingat semua yang ada di sini
jalan lurus yang di penuhi pohon rindang di sisinya
deretan rumah dengan ramah penghuninya
dan beberapa bangku panjang, yang menawarkan nyaman setelah lelah berjalan.

aku masih sangat mengingat nya
di bangku ketiga, tempat biasa kau menunggu hadir ku
karena setiap janji pertemuan kita, jalan ini selalu kita libatkan
entah di bangku ketiga itu, atau di warung kecil ber-cat biru.

jalan lurus ini selalu mampu membuat nyaman
membuat kita betah berlama lama di sana
membicarakan hal ringan dan selingan canda
atau bercerita tentang apa yang pernah kita lewati bersama

sore hari hingga senja, waktu dimana jalan ini semakin menyenangkan
anak anak kecil yang berlarian, tawa ibu ibu bersahutan
atau para pejalan yang sekedar singgah hempaskan lelah
serta lalu lalang para pedagang membuat semuanya terlihat sempurna

dan kau ingat ice cream coklat itu ?
yaa, kamu tak pernah bisa untuk tidak membelinya
dari pedagang yang setiap hari mengais rezeki di jalan itu
dan kau selalu merengek, agar aku menemani mu menunggu bapak pedagang itu.

jalan ini memang sangat menawan
deretan pohon yang sedapkan pandangan
udara segar nya menentramkan
dan setiap langkah nya adalah kenangan

lampu di ujung jalan itu adalah perpisahan
tempat kita berhenti dan saling memandang
"waktunya kembali ke bumi" ucap mu tersenyum
aku kecup keningmu, dan kau berlalu menghilang di balik cahaya lampunya

aku kembali pulang
menuju jalan indah itu sendirian
dengan hati senyum dan bahagia
tak sabar menunggu di jalan ini lagi, pertemuan kita berikutnya

Selamat malam kasih
sungguh hanya dengan mu saja, aku ingin berada di jalan ini.
sungguh hanya dengan mu saja, aku ingin lalui hidup ini.
-2112-

ApxRahman





Komentar

Postingan populer dari blog ini

SESAL

Untuk pemuda yang lupa hari tua untuk wanita dengan aurat terbuka untuk manusia yang berfikir dangkal percayalah, kau kan terselimut sesal setiap hidup pasti bersisi kelam serupa siang yang mempunyai malam gunakan terangmu seperlunya mungkin kau tersenyum di gelap gulita dan mereka yang mengejar cinta mati matian bertahan untuk satu nama berkorban uang demi cinta yang semu membuang waktu tuk hal yang kurang perlu jika masanya nanti kau jatuh pakaian lusuh, dan langkah yang rapuh kau arungi lautan sesal tanpa sampan air matamu malah buat kau tenggelam cukup kau habiskan seluruhmu cukup kau gadaikan segalamu hari esok mu masih butuh sesuatu dan kematian sudah mendengar langkah goyah mu selagi kesempatan masih menggantung di bukit harapan selagi kedua kaki masih bisa kau langkahkan karna seburuk apapun masa lalu mu masa depan mu masih bisa kau rapihkan. ApxRahman

PETRICHOR

bangkusenja - wordpress.com Mungkin banyak dari mereka yang tidak suka ketika hujan datang mereka yang memaki saat pakaian mahalnya basah, mereka yang marah ketika cucian nya tak kunjung kering, atau gerutu para penjual es yang mengutuk hari tanpa terik matahari, dan masih banyak lagi alasan kenapa mereka harus membenci hujan. Tapi soal PETRICHOR saya yakin kita semua sepakat, kita semua pasti menyukainya. jadi apa itu Petrichor ?  dan kenapa saya bilang semua orang pasti menyukainya ? Petrichor adalah aroma khas yang tercium ketika hujan membasahi tanah yang kering, istilah petrichor di buat oleh dua orang saintis yaitu  Isabel Joy Bear (Australia) & R. G Thomas (Britania) , yang telah melakukan penelitian atas fenomena tersebut dan di tahun 1964 mereka mempublikasikannya di Jurnal Nature "Nature of Agrillaceous Odor".  Istilah petrichor sendiri di ambil dari bahasa yunani yang artinya petra = batu, dan chor = darah yang mengalir dal...

LELAKI PENCEMBURU

Sepositif.com Kehilangan mu adalah hal menakutkan hingga dulu, kau begitu erat ku genggam ku batasi semua gerak mu ku awasi semua langkah mu ku patahkan sayap mu, agar kau tak terbang sedetik pun dariku ku kendalikan dunia mu, agar aku menjadi satu satu nya dunia untuk mu saat itu kamu hanya mengangguk dan tersenyum menandakan semua masih baik baik saja kau ikuti segala aturanku kau terima semua perlakuan ku tanpa ada sedikitpun raut keterpaksaan dari wajah mu. aku jumawa dadaku membesar aku semakin yakin kau seutuhnya milik ku memarahimu karna hal sepele sudah berani kulakukan Bahkan aku pernah membentak mu, saat aku lihat chat dari teman kerja mu itu. aku memarahi mu, hingga keluar kata kasar yang saat ini sangat aku sesalkan. kamu hanya diam, setelah semua penjelasan mu tak membuat emosi ku redam. air mata mu mengalir, membelai pipi mu yang merah serupa lahar panas yang membanjiri tanah yang tandus seolah berkata "tolong hentikan marah mu, aku lelah,...