Langsung ke konten utama

PETRICHOR

bangkusenja - wordpress.com

Mungkin banyak dari mereka yang tidak suka ketika hujan datang
mereka yang memaki saat pakaian mahalnya basah,
mereka yang marah ketika cucian nya tak kunjung kering,
atau gerutu para penjual es yang mengutuk hari tanpa terik matahari,
dan masih banyak lagi alasan kenapa mereka harus membenci hujan.

Tapi soal PETRICHOR saya yakin kita semua sepakat, kita semua pasti menyukainya.
jadi apa itu Petrichor ? 
dan kenapa saya bilang semua orang pasti menyukainya ?

Petrichor adalah aroma khas yang tercium ketika hujan membasahi tanah yang kering, istilah petrichor di buat oleh dua orang saintis yaitu Isabel Joy Bear (Australia) & R. G Thomas (Britania), yang telah melakukan penelitian atas fenomena tersebut dan di tahun 1964 mereka mempublikasikannya di Jurnal Nature "Nature of Agrillaceous Odor". Istilah petrichor sendiri di ambil dari bahasa yunani yang artinya petra = batu, dan chor = darah yang mengalir dalam tubuh para dewa pada mitologi yunani.

Lalu apa yang membuat Petrichor ini bisa memiliki aroma yang membuat tenang, rilex, nyaman, dan mampu membangkitkan mood bagi mereka yang menciumnya ?

Dari artikel yang mereka tulis, fenomena ini di sebabkan oleh minyak yang menempel pada permukaan suatu benda yang di keluarkan oleh tumbuhan tertentu, kemudian minyak tersebut di serap oleh tanah dan bebatuan, dan ketika hujan turun, minyak tersebut di lepaskan ke udara bersamaan dengan senyawa organik yang di sebut "Geosmin", Geosmin adalah senyawa organik yang memiliki bau khas yang di hasilkan oleh bakteri gram positif yang bernama Streptomyces. Dua hal itulah yang berperan besar mengapa Petrichor mempunyai bau yang khas dan menenangkan.

Hujan memang tak pernah ada habisnya untuk di nikmati, 
dari mulai rinitik nya yang bagai symphony mengetuk gaduh pada atap setiap rumah, 
atau tentang dinginnya yang tak pernah gagal memberi arti pada setiap pelukan, 
dan aroma khas petrichor yang membawa ku ke sebuah desa kecil yang bernama kenangan,

Maka nikmat mana lagi yang kau dustakan
ketika rintik hujan di penghujung senja dan segelas kopi panas yang tersaji di depan mu
mampu membuat matamu tertutup, dan melihat lebih jauh ke dalam memory mu tentang semua hal menyenangkan yang pernah terjadi di hidup mu. tentang sesal yang mengikuti dan maaf yang belum sempat terucap, dan tentang arti  hidup yang tak satu filsuf pun tahu.

ApxRahman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SESAL

Untuk pemuda yang lupa hari tua untuk wanita dengan aurat terbuka untuk manusia yang berfikir dangkal percayalah, kau kan terselimut sesal setiap hidup pasti bersisi kelam serupa siang yang mempunyai malam gunakan terangmu seperlunya mungkin kau tersenyum di gelap gulita dan mereka yang mengejar cinta mati matian bertahan untuk satu nama berkorban uang demi cinta yang semu membuang waktu tuk hal yang kurang perlu jika masanya nanti kau jatuh pakaian lusuh, dan langkah yang rapuh kau arungi lautan sesal tanpa sampan air matamu malah buat kau tenggelam cukup kau habiskan seluruhmu cukup kau gadaikan segalamu hari esok mu masih butuh sesuatu dan kematian sudah mendengar langkah goyah mu selagi kesempatan masih menggantung di bukit harapan selagi kedua kaki masih bisa kau langkahkan karna seburuk apapun masa lalu mu masa depan mu masih bisa kau rapihkan. ApxRahman

LELAKI PENCEMBURU

Sepositif.com Kehilangan mu adalah hal menakutkan hingga dulu, kau begitu erat ku genggam ku batasi semua gerak mu ku awasi semua langkah mu ku patahkan sayap mu, agar kau tak terbang sedetik pun dariku ku kendalikan dunia mu, agar aku menjadi satu satu nya dunia untuk mu saat itu kamu hanya mengangguk dan tersenyum menandakan semua masih baik baik saja kau ikuti segala aturanku kau terima semua perlakuan ku tanpa ada sedikitpun raut keterpaksaan dari wajah mu. aku jumawa dadaku membesar aku semakin yakin kau seutuhnya milik ku memarahimu karna hal sepele sudah berani kulakukan Bahkan aku pernah membentak mu, saat aku lihat chat dari teman kerja mu itu. aku memarahi mu, hingga keluar kata kasar yang saat ini sangat aku sesalkan. kamu hanya diam, setelah semua penjelasan mu tak membuat emosi ku redam. air mata mu mengalir, membelai pipi mu yang merah serupa lahar panas yang membanjiri tanah yang tandus seolah berkata "tolong hentikan marah mu, aku lelah,...