![]() |
| Sepositif.com |
hingga dulu, kau begitu erat ku genggam
ku batasi semua gerak mu
ku awasi semua langkah mu
ku patahkan sayap mu, agar kau tak terbang sedetik pun dariku
ku kendalikan dunia mu, agar aku menjadi satu satu nya dunia untuk mu
saat itu kamu hanya mengangguk dan tersenyum
menandakan semua masih baik baik saja
kau ikuti segala aturanku
kau terima semua perlakuan ku
tanpa ada sedikitpun raut keterpaksaan dari wajah mu.
aku jumawa
dadaku membesar
aku semakin yakin kau seutuhnya milik ku
memarahimu karna hal sepele sudah berani kulakukan
Bahkan aku pernah membentak mu, saat aku lihat chat dari teman kerja mu itu.
aku memarahi mu, hingga keluar kata kasar yang saat ini sangat aku sesalkan.
kamu hanya diam, setelah semua penjelasan mu tak membuat emosi ku redam.
air mata mu mengalir, membelai pipi mu yang merah
serupa lahar panas yang membanjiri tanah yang tandus
seolah berkata "tolong hentikan marah mu, aku lelah, tolong hentikan"
sayang nya tetes air matamu, masih belum bisa pecahkan batu posesif ku.
aku marah sejadi jadinya, dan kau semakin erat menggenggam tas kecil mu.
Seharusnya saat itu aku membelai rambut mu, dan meminta maaf
bukan membiarkan mu pergi berlari dengan membawa perasaan yang mungkin tak karuan.
Sore ini,
aku sendiri
di tempat di mana seharusnya kita biasa membunuh waktu,
di mana hanya ada aku, kamu, dan senja, serta jutaan canda dan tawa
"haha hihi" mu menggema ke setiap pohon dan dedaunan dan memantulkan kembali ke hati ku
rasa cemburu karna takut kehilangan mu, ternyata sekaligus membunuh ku
kesabaran mu mungkin sudah terkikis, air mata mu mungkin telah mengering
menahan teror setiap hari dari besar nya rasa cemburu ku
kau pamit pergi dengan sebuah senyuman
senyum yang tak kan ku lupa selamanya
Maafkan aku kasih, aku hanya seorang lelaki yang penuh rasa cemburu.
Maafkan aku.
ApxRahman

Komentar
Posting Komentar