Langsung ke konten utama

KONFLIK




kaskus


Malam itu,
ku dengar lagi suara tangisan dari seorang ibu
di depan mayat anaknya, yang mati terbunuh karna pertempuran semalam.

Malam lain nya,
Ku dengar lagi teriakan keras dari seorang adik.
di depan jenazah kakak nya, yang mati tertembak siang tadi.

Dan pagi ini.
Lagi lagi ku menyaksikan, jutaan wajah yang murung,
cemas tak beruntung,
dianatara kepulan asap, bekas bom yang jatuh di sebuah rumah ber cat putih.

Sering pula ku lihat,
Raut muka ketakutan dari ribuan anak kecil di sana.
yang hanya bisa menangis tak tau harus berbuat apa.
sambil melihat wajah ayah-nya, yang telah syahid terbujur kaku.

Mungkin disana
Harga manusia tak  lebih mahal dari peluru yang terlontar
yang menembus kulit dan tubuh.
yang merubah harapan menjadi keluh.
yang sisakan duka menyeluruh

Harus ada yang di bayar dari setiap darah yang tumpah.
Nyawa yang hilang, anak yang menjadi yatim, dan istri yang menjadi janda.
siapa yang bertanggung jawab di sini ???
Siapa ??

Dunia BUNGKAM !!
mata nya mendadak buta, Telinga nya tiba tiba tuli.
Hati nya Mati,
Memang sudah mati.

Kejayaan macam apa yang para penghuni Neraka itu dapatkan ?
Hingga harus sebrutal ini jalan nya.
Sebuta apa dendam yang Iblis Iblis itu inginkan ?
Hingga harus sebiadab ini cara nya.

TERIAK dan marahlah !!!
TERIAK dan marahlah !!!
TERIAK dan marahlah !!!

ApxRahman

Komentar

  1. Yang katanya mau bikin puisi buat aku. aku tungguin kok ga nongol nongol yaa

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SESAL

Untuk pemuda yang lupa hari tua untuk wanita dengan aurat terbuka untuk manusia yang berfikir dangkal percayalah, kau kan terselimut sesal setiap hidup pasti bersisi kelam serupa siang yang mempunyai malam gunakan terangmu seperlunya mungkin kau tersenyum di gelap gulita dan mereka yang mengejar cinta mati matian bertahan untuk satu nama berkorban uang demi cinta yang semu membuang waktu tuk hal yang kurang perlu jika masanya nanti kau jatuh pakaian lusuh, dan langkah yang rapuh kau arungi lautan sesal tanpa sampan air matamu malah buat kau tenggelam cukup kau habiskan seluruhmu cukup kau gadaikan segalamu hari esok mu masih butuh sesuatu dan kematian sudah mendengar langkah goyah mu selagi kesempatan masih menggantung di bukit harapan selagi kedua kaki masih bisa kau langkahkan karna seburuk apapun masa lalu mu masa depan mu masih bisa kau rapihkan. ApxRahman

PETRICHOR

bangkusenja - wordpress.com Mungkin banyak dari mereka yang tidak suka ketika hujan datang mereka yang memaki saat pakaian mahalnya basah, mereka yang marah ketika cucian nya tak kunjung kering, atau gerutu para penjual es yang mengutuk hari tanpa terik matahari, dan masih banyak lagi alasan kenapa mereka harus membenci hujan. Tapi soal PETRICHOR saya yakin kita semua sepakat, kita semua pasti menyukainya. jadi apa itu Petrichor ?  dan kenapa saya bilang semua orang pasti menyukainya ? Petrichor adalah aroma khas yang tercium ketika hujan membasahi tanah yang kering, istilah petrichor di buat oleh dua orang saintis yaitu  Isabel Joy Bear (Australia) & R. G Thomas (Britania) , yang telah melakukan penelitian atas fenomena tersebut dan di tahun 1964 mereka mempublikasikannya di Jurnal Nature "Nature of Agrillaceous Odor".  Istilah petrichor sendiri di ambil dari bahasa yunani yang artinya petra = batu, dan chor = darah yang mengalir dal...

LELAKI PENCEMBURU

Sepositif.com Kehilangan mu adalah hal menakutkan hingga dulu, kau begitu erat ku genggam ku batasi semua gerak mu ku awasi semua langkah mu ku patahkan sayap mu, agar kau tak terbang sedetik pun dariku ku kendalikan dunia mu, agar aku menjadi satu satu nya dunia untuk mu saat itu kamu hanya mengangguk dan tersenyum menandakan semua masih baik baik saja kau ikuti segala aturanku kau terima semua perlakuan ku tanpa ada sedikitpun raut keterpaksaan dari wajah mu. aku jumawa dadaku membesar aku semakin yakin kau seutuhnya milik ku memarahimu karna hal sepele sudah berani kulakukan Bahkan aku pernah membentak mu, saat aku lihat chat dari teman kerja mu itu. aku memarahi mu, hingga keluar kata kasar yang saat ini sangat aku sesalkan. kamu hanya diam, setelah semua penjelasan mu tak membuat emosi ku redam. air mata mu mengalir, membelai pipi mu yang merah serupa lahar panas yang membanjiri tanah yang tandus seolah berkata "tolong hentikan marah mu, aku lelah,...